Selamat Natal Ala Al-Quran

Ada ayat Al-Quran yang mengabadikan ucapan selamat natal yang pernah diucapkan oleh Nabi Isa, tidak terlarang membacanya, dan tidak keliru pula mengucapkan “selamat” kepada siapa saja, dengan catatan memahami dan menghayati maksudnya menurut Al-Quran demi kemurnian aqidah. Mungkin bagi seorang awam sulit memahami dan menghayati catatan ini. Nah, disinilah para pemimpin dan panutan umat dituntut agar bersikap arif dan bijaksana sehingga sikapnya tidak menimbulkan pengeruhan akidah dan kesalahpahaman kaum awam.

Dalam suasana natal yang dirayakan umat Kristen, pada tempatnya umat Islam mengenang dan menghayati ucapan selamat natal yang diucapkan Isa a.s. dan diabadikan Al-quran: Salam sejahtera untukku pada hari kelahiranku, wafatku dan kebangkitanku kelak (QS 19:33). Namun harus pula diingat bahwa sebelum mengucapkan salam tersebut ditegaskan oleh Al-Quran bahwa beliau adalah hamba Allah yang diperintahkan shalat, zakat, mengabdi kepada ibu, tidak bersikap congkak dan tidak pula celaka (QS 19:30-32), dan ditutup ucapannya dengan berkata kepada umatnya: Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus (QS 19:36)

Inilah selamat natal ala Al-quran. Adakah seorang Muslim yang enggan atau melarang ucapan Selamat Natal dengan maksud demikian, sambil mempertimbangkan situasi dan kondisi dimana diucapkan? Rasanya dan logikanya: Tidak! Semoga perasaan dan logika itu tidak keliru dan tidak pula disalahpahami.

Sumber: Lentera Hati (M. Quraish Shihab)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: